Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 27 Maret 2015

JIKA BAYI ABORSI BISA BERBICARA


Jika Bayi Aborsi Dapat Berbicara Saat Dalam Kandungan

“ Ibu, saat ini aku gembira sekali, aku berada ditempat yang hangat, dan nyaman, tapi gelap. Ah..tapi itu tidak masalah, aku tetap gembira sekali, Allah telah memilihkan tempat ini untuk-ku.
Aku bisa mendengarkan Ibu tersenyum, mendengarkan suara Ibu yang lembut, tapi.. Ibu...aku ingin bertanya, Kenapa hari ini ibu menangis?

Malam ini aku juga mendengar Ibu menangis, bahkan ketika tangisan-mu semakin menjadi, tiba- tiba Ibu memukul-ku, yang masih ada dalam perut-mu.

Aku kaget sekali, Ibu.. aku ingin sekali memeluk-mu dan bertanya kepada-mu, kenapa Ibu bersedih.? Dan siapa yang telah membuat ibu menangis..?

Tapi Ibu terus memukul-ku.. sakiiiit Bu.. Ibu, aku ingin bertanya,
Kenapa hari ini Ibu memaki- maki-ku.? Aku bahkan tidak tau apa salah-ku.? Yang ada Ibu hanya berteriak sambil menyebutkan nama seseorang yang Ibu katakan sebagai “Ayah”ku, seseorang yang
kemarin memukul Ibu...

Ibu aku ingin membelai wajah-mu dan mengusap air mata-mu, aku ingin mengatakan aku sayang Ibu agar Ibu tenang, tapi aku lihat tangan-ku masih terlalu kecil untuk bisa merangkul bahkan membelai wajah Ibu..
Tapi tenang-lah Bu, aku benar- benar akan membahagiakan IBU saat aku tumbuh besar nanti. Aku akan menjadi jagoan kecil Ibu dan melindungi Ibu, agar tidak ada lagi yang menyakiti Ibu-ku..
Ibu, kenapa seharian ini Ibu tetap menangis.?

Apa aku berbuat salah? Ibu hukum-lah aku jika aku salah, tapi
tolong usir benda ini yang menarik-ku.! Ibu dia jahat pada-ku, dia menyakiti-ku,
Ibu tolong aku.. sakiiiiit.. Ibu, kenapa Ibu tidak mendengar teriakan-
ku, Bu... Benda itu menarik kepala-ku, rasanya leher- ku ini mau putus, dia bahkan menyakiti tangan-ku yang kecil ini, dia terus menarik, dan menyiksaku.. sakiiit... oh, Ibu tolong hentikan semua ini, aku tidak kuat kesakitan seperti ini... Ibu.. aku sekarat..

|| setelah ia di Aborsi >
“ Ibu-ku sayang, kini aku telah bersama Allah di Syurga. Aku bertanya kepada-Nya, apakah aku dibunuh.?
DIA menjawab “Aborsi”. Ibu, aku masih tidak mengerti apa itu
Aborsi.? Yang aku tau sesuatu itu telah menyakiti-ku dan aku sedih
Bu..Teman-teman-ku di Syurga bilang, kalau aku tidak di inginkan.
Ah.. aku tidak percaya, aku mempunyai Ibu yang sangat baik dan sayang pada-ku. Mereka juga berkata, karena aku Ibu merasa
sangat malu.!

Itu tidak benar kan Bu..? Aku kan jagoan kecil Ibu yang akan
melindungi-mu, kenapa Ibu harus malu.? Aku janji tidak akan nakal dan membuat Ibu malu. Tetapi mereka tetap bilang pada-ku, kalau
Ibu sendiri yang membunuh-ku!!.
Tidak..!! Ibu-ku tidak akan sekejam itu, Ibu-ku sangat
lembut dan mengasihi-ku..!
Maafkan aku ibu, aku telah berusaha sekuat tenaga untuk bertahan. Karena aku ingin membahagiakan Ibu.

Tapi sekarang Allah telah membawa-ku
kesini, karena kejadian itu. Benda itu telah mengisap lengan dan kaki- ku hingga putus dan akhirnya mencengkeram seluruh tubuh-ku.
Ibu-ku.. Aku hanya ingin Ibu tahu bahwa aku sangat ingin tinggal bersama-mu. Aku tidak ingin pergi. Tapi... Ibu, aku sangat ingin mengatakan, aku sayang Ibu, walau-pun aku belum sempat bernafas dan melihat wajah-mu, biarlah aku sendiri yang merasakan sakitnya diperlakukan seperti itu, asal jangan Ibu.
Maafkan aku karena gagal menjadi jagoan
kecil Ibu yang akan melindungi Ibu.
Selamat tinggal Ibu...

Sumber : Mukjizat Sholat Dan Doa


KAOS IRON MAIDEN EDISI FEAR OF THE DARK

T-Shirt IronMaiden - Fear Of The Dark
Warna Hitam
Ukuran M,L,XL
Material Cotton


Kamis, 26 Maret 2015

Rabu, 25 Maret 2015

JUAL COUPLE BATIK HARGA MURAH

COUPLE BATIK
Bahan matt rayon printing halus adem
F : gamis busui Ld 95 pj 135 belakang karer
M: kemeja Ld 109 pj 70

TUJUH KUNCI KEBAHAGIAAN


Menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA, 7 Kunci Kebahagiaan adalah :

1. Jangan membenci siapapun, walau ada yang menyalahi hakmu.

2. Jangan pernah bersedih secara berlebihan, sekalipun problem memuncak.

3. Hiduplah dalam kesederhanaan sekalipun serba ada.

4. Berbuatlah kebaikan sekalipun banyak musibah.

5. Perbanyaklah memberi walaupun anda sedang susah.

6. Tersenyumlah walaupun hatimu sedang mnangis.

7. Jangan memutus doa untuk saudara mukmin.

Sumber :Mukjizat Sholat Dan Doa

Sabtu, 21 Maret 2015

DIBALIK KESULITAN, ADA KEMUDAHAN YANG BEGITU DEKAT


Seringkali kita berputus asa tatkala mendapatkan kesulitan atau cobaan. Padahal Allah telah memberi janji bahwa di balik kesulitan, pasti ada jalan keluar yang begitu dekat.
Dalam surat Alam Nasyroh, Allah Ta’ala berfirman,

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 5)

Ayat ini pun diulang setelah itu,

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 6)

Mengenai ayat di atas, ada beberapa faedah yang bisa kita ambil:

Pertama: Di balik satu kesulitan, ada dua kemudahan

Kata “al ‘usr (kesulitan)” yang diulang dalam surat Alam Nasyroh hanyalah satu. Al ‘usr dalam ayat pertama sebenarnya sama dengan al ‘usr dalam ayat berikutnya karena keduanya menggunakan isim ma’rifah (seperti kata yang diawali alif lam). Sebagaimana kaedah dalam bahasa Arab, “Jika isim ma’rifah  diulang, maka kata yang kedua sama dengan kata yang pertama, terserah apakah isim ma’rifah tersebut menggunakan alif lam jinsi ataukah alif lam ‘ahdiyah.” Intinya, al ‘usr (kesulitan) pada ayat pertama sama dengan al ‘usr (kesulitan) pada ayat kedua.
Sedangkan kata “yusro (kemudahan)” dalam surat Alam Nasyroh itu ada dua. Yusro (kemudahan) pertama berbeda dengan yusro (kemudahan) kedua karena keduanya menggunakan isim nakiroh (seperti kata yang tidak diawali alif lam). Sebagaimana kaedah dalam bahasa Arab, “Secara umum, jika isim nakiroh itu diulang, maka kata yang kedua berbeda dengan kata yang pertama.” Dengan demikian, kemudahan itu ada dua karena berulang.[1] Ini berarti ada satu kesulitan dan ada dua kemudahan.
Dari sini, para ulama pun seringkali mengatakan, “Satu kesulitan tidak akan pernah mengalahkan dua kemudahan.” Asal perkataan ini dari hadits yang lemah, namun maknanya benar[2]. Jadi, di balik satu kesulitan ada dua kemudahan.
Note: Mungkin sebagian orang yang belum pernah mempelajari bahasa Arab kurang paham dengan istilah di atas. Namun itulah keunggulan orang yang paham bahasa Arab, dalam memahami ayat akan berbeda dengan orang yang tidak memahaminya. Oleh karena itu, setiap muslim hendaklah membekali diri dengan ilmu alat ini. Di antara manfaatnya, seseorang akan memahami Al Qur’an lebih mudah dan pemahamannya pun begitu berbeda dengan orang yang tidak paham bahasa Arab. Semoga Allah memberi kemudahan.

Kedua: Akhir berbagai kesulitan adalah kemudahan

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di mengatakan, “Kata al ‘usr (kesulitan) menggunakan alif-lam dan menunjukkan umum (istigroq) yaitu segala macam kesulitan. Hal ini menunjukkan bahwa bagaimana pun sulitnya, akhir dari setiap kesulitan adalah kemudahan.”[3] Dari sini, kita dapat mengambil pelajaran, “Badai pastilah berlalu (after a storm comes a calm), yaitu setelah ada kesulitan pasti ada jalan keluar.”

Ketiga: Di balik kesulitan, ada kemudahan yang begitu dekat

Dalam ayat  di atas, digunakan kata ma’a, yang asalnya bermakna “bersama”. Artinya, “kemudahan akan selalu menyertai kesulitan”. Oleh karena itu, para ulama seringkali mendeskripsikan, “Seandainya kesulitan itu memasuki lubang binatang dhob (yang berlika-liku dan sempit, pen), kemudahan akan turut serta memasuki lubang itu dan akan mengeluarkan kesulitan tersebut.”[4] Padahal lubang binatang dhob begitu sempit dan sulit untuk dilewati karena berlika-liku (zig-zag). Namun kemudahan akan terus menemani kesulitan, walaupun di medan yang sesulit apapun.

Allah Ta’ala berfirman,

سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا

“Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” (QS. Ath Tholaq: 7)
Ibnul Jauziy, Asy Syaukani dan ahli tafsir lainnya mengatakan, “Setelah kesempitan dan kesulitan, akan ada kemudahan dan kelapangan.”[5] Ibnu Katsir mengatakan, ”Janji Allah itu pasti dan tidak mungkin Dia mengingkarinya.”[6]

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَأَنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً

“Bersama kesulitan, ada kemudahan.”[7]
Oleh karena itu, masihkah ada keraguan dengan janji Allah dan Rasul-Nya ini?

Rahasia Mengapa di Balik Kesulitan, Ada Kemudahan yang Begitu Dekat

Ibnu Rajab telah mengisyaratkan hal ini. Beliau berkata, “Jika kesempitan itu semakin terasa sulit dan semakin berat, maka seorang hamba akan menjadi putus asa dan demikianlah keadaan makhluk yang tidak bisa keluar dari kesulitan. Akhirnya, ia pun menggantungkan hatinya pada Allah semata. Inilah hakekat tawakkal pada-Nya. Tawakkal inilah yang menjadi sebab terbesar keluar dari kesempitan yang ada. Karena Allah sendiri telah berjanji akan mencukupi orang yang bertawakkal pada-Nya.
Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Tholaq: 3).”[8] Inilah rahasia yang sebagian kita mungkin belum mengetahuinya.
Jadi intinya, tawakkal lah yang menjadi sebab terbesar seseorang keluar dari kesulitan dan kesempitan.
Ya Allah, jadikanlah kami termasuk golongan orang yang sabar dalam menghadapi setiap ketentuan-Mu. Jadikanlah kami sebagai hamba-Mu yang selalu bertawakkal dan bergantung pada-Mu. Amin Ya Mujibas Saa-ilin.
Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.

-Begitu nikmat setiap hari dapat menggali faedah dari sebuah ayat. Semoga hati ini tidak lalai dari mengingat-Nya-

Selamat Menjalankan Ibadah Sholat Maghrib


Jumat, 20 Maret 2015

SUNNAH RASUL YANG SERING KITA ABAIKAN


20 Sunnah rasul yang sering kita abaikan

1. Mendahulukan kaki kanan saat memakai sandal dan Kaki Kiri Saat melepasnya.
2. Menjaga Dan Memelihara Wudhu' walaupun tidak sedang mengerjakan sholat.
3. Bersiwak (Menggosok Gigi dengan Kayu Siwak).
4. Shalat Istikharah
5. Berkumur-kumur dan menghirup air dengan hidung dalam satu cidukan telapak tangan ketika Berwudhu'.
6. Berwudhu sebelum tidur dan tidur dengan posisi miring Ke Kanan.
7. Mendahulukan Berbuka puasa dengan makanan ringan dan yang manis,dianjurkan kalau ada dengan makan buah kurma.
8. Sujud Syukur Saat mendapatkan nikmat atau terhindar dari bencana atau musibah.
9. Tidak suka Begadang Dan Segera tidur setelah selesai Shalat Isya'
10. Mengikuti Bacaan Muadzin (adzan)
11. Berlomba-Lomba untuk mengumandangkan adzan, bersegera menunaikan shalat serta berupaya untuk Mendapatkan Shaf Pertama.
12. Meminta Izin Tiga Kali Ketika Bertamu (dengan ucapan Assalamu'alaikum)
13. Mengibaskan Seprei Saat Hendak Tidur (dengan maksud agar tempat tidur kita tidak kotor)
14. Meruqyah Diri dan keluarga
15. Berdoa Saat Memakai Pakaian Baru.
16. Mengucapkan Salam Kepada Semua Orang Islam Termasuk Anak Kecil (jika berpapasan atau bertemu)
17. Berwudhu' Sebelum Mandi Besar (Mandi Junub)
18. Membaca ‘Aamiin’ dengan Suara Keras Saat menjadi Makmum
19. Membaca dzikir Setelah Shalat
20. Membuat Pembatas (ada tenggang waktu) saat Sedang Shalat Fardhu Atau Shalat Sunnah.

Semoga catatan singkat ini bisa bermanfaat bagi kita semua.Jangan lupa SHARE juga untuk para sahabat lainnya.

Sumber : Mukjizat Sholat Dan Doa



 

Blogroll

About

Mutegabriel@gmail.com